Biology

KLASIFIKASI TUMBUHAN

Anggota +/- 500.000 – 600.000 spesies

1.ALGA/GANGGANG

Dibagi dalam beberapa kelas:

a.Chlorophyta: Ganggang Hijau

b.Chrysophyta: Ganggang Keemasan

c.Phaeophyta: Ganggang Pirang/Coklat

d.Rhodophyta: Ganggang Merah.

 2.BRYOPHYTA: LUMUT

3.PTERIDOPHYTA: PAKU-PAKUAN

Dibagi menjadi beberapa kelas:

a.Kelas Psilophytinae

b.Kelas Equisetinae

c.Kelas Lycopodinae

d.Kelas Filicinae

4. SPERMATOPHYTA ATAU TUMBUHAN BERBIJI

Menghasilkan biji sebagai alat berkembang biak, nama lainnya Embriophyta Siphonogamae (tumbuhan berembrio yang perkawinannya melalui suatu saluran) atau Antophyta (tumbuhan berbunga) atau Phanerogamae (alat kelaminnya tampak jelas yaitu berupa benang sari dan putik).

KLASIFIKASI HEWAN

Dalam mengelompokkan hewan untuk takson filum para ahli biologi menggunakan beberapa karakteristik hewan, antara lain:

1.Uniseluler atau multiseluler

2.Diploblastik atau tripoblastik.

3.Metameri atau non metameri.

4.Asimetri, simetri radial atau simetri bilateral.

5.Anggota tubuh berbuku-buku atau tidak.

6.Mempunyai kerangka luar atau kerangka dalam.

7.Mempunyai notokord atau tidak.

8.Bentuk dan letak sistem organ.

Untuk klasifikasi hewan, yang dibahas hanya filum Chordata.

FILUM CHORDATA

ciri utama adalah (1)memiliki chorda dorsalis/notokord dan (2)tubuhnya simetris bilateral. Dibagi menjadi 4 subfilum:

1.subfilum Hemichordata

2.subfilum Tunicata/Urochordata

3.subfilum Cephalochordata

4.subfilum Vertebrata

Subfilum Vertebrata dibagi menjadi beberapa kelas:

1.Kelas Agnatha: Ikan tidak berahang

2.Chondrichtyes: Ikan bertulang rawan

3.Osteichtyes: Ikan bertulang sejati

4.Amphibi: katak dan salamander

5.Kelas Reptil: hewan melata

6.Kelas Aves: unggas

7. Kelas Mamalia: hewan menyusui

Contoh : Klasifikasi kucing

Regnum = Animalia,

Filum = Chordata,

Subfilum = Vertebrata,

Kelas = Mamalia,

Ordo = Carnivora,

Famili = Felidae,

Genus = Felis,

Species = Felis domestica (Kucing)

Virus

Ilmu tentang Virus disebut Virologi. Virus (bahasa latin) = racun. Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil. Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter).

SEJARAH PENEMUAN

D. Iwanowsky (1892) dan M. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus, sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau.

Kemudian W.M. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM).

STRUKTUR TUBUH

Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel, hanya tersusun dari selubung protein di bagian luar dan asam nukleat (ARN & ADN) di bagian dalamnya. Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus ADN dan virus ARN. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan). Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi.

(gambar kelompok virus)

BERBAGAI VIRUS YANG MERUGIKAN

1. Pada Bakteri :

  • Bakteriofage.

2. Pada Tumbuhan :

  • Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun tembakau.
  • Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau.
  • Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman jeruk

3. Pada Hewan :

  • Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada ayam dan itik.

4. Pada Manusia :

1.Virus Hepatitis,penyebab hepatitis (radang hati),yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B.

2.Virus Rabies >> penyebab rabies

3.Virus Polio >> penyebab polio

4. Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air

5. Virus Influenza >> penyebab influensa

6. Virus Dengue >> penyebab demam berdarah 7. Virus HIV >> penyebab AIDS

Cara pencegahan penyakit karena virus dilakukan dengan tindakan vaksinasi. Vaksin pertama yang ditemukan oleh manusia adalah vaksin cacar, ditemukan oleh Edward Jenner (1789), sedangkan vaksinasi oral ditemukan oleh Jonas Salk (1952) dalam menanggulangi penyebab polio. Manusia secara alamiah dapat membuat zat anti virus di dalam tubuhnya, yang disebut Interferon, meskipun demikian manusia masih dapat sakit karena infeksi virus, karena kecepatan replikasi virus tidak dapat diimbangi oleh kecepatan sintesis interferon.

Monera

Monera adalah sebuah kelompok organisme yang inti selnyamasih belum memiliki membran inti disebut organisme Prokariotik. Ada 2 organisme yang tergolong Monera, yaitu :

  1. Bakteri

Dari asal kata Bakterion (yunani = batang kecil). Di dalam klasifikasi bakteri digolongkan dalam Divisio Schizomycetes.

CIRI-CIRI UMUM

  • Tubuh uniseluler (bersel satu)
  • Tidak berklorofil (meskipun begitu ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti  lorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidupnya autotrof
  • Reproduksi dengan cara membelah diri (dengan pembelahan Amitosis)
  • Habitat: bakteri hidup dimana-mana (tanah, air, udara, mahluk hidup)
  • Satuan ukuran bakteri adalah mikron (10-3)

Gbr. arsitektur suatu sel bakteri yang khas

BENTUK-BENTUK BAKTERI

-Kokus: bentuk bulat, monokokus, diplokokus, streptokokus, stafilokokus, sarkina -Basil: bentuk batang, diplobasil, streptobasil -Spiral: bentuk spiral, spirilium (spiri kasar), spirokaet (spiral halus) -Vibrio: bentuk koma

ALAT GERAK BAKTERI

Beberapa bakteri mampu bergerak dengan menggunakan bulu cambuk/flagel. Berdasarkan ada tidaknya flagel dan kedudukan flagel tersebut, kita mengenal 5 macam bakteri.

  • Atrich: bakteri tidak berflagel. contoh: Escherichia coli
  • Monotrich: mempunyai satu flagel salah satu ujungnya. contoh: Vibrio cholera
  • Lopotrich: mempunyai lebih dari satu flagel pada salah satu ujungnya. contoh: Rhodospirillum rubrum
  • Ampitrich: mempunyai satu atau lebih flagel pada kedua ujungnya. contoh: Pseudomonas aeruginosa
  • Peritrich: mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya. contoh: salmonella typhosa

NUTRISI BAKTERI

  1. Dengan dasar cara memperoleh makanan, bakteri dapat dibedakan menjadi dua: Bakteri heterotrof: bakteri yang tidak dapat mensintesis makanannya sendiri. Kebutuhan makanan tergantung dari mahluk lain. Bakteri saprofit dan bakteri parasit tergolong bakteri heterotrof.
  2. Bakteri autotrofl bakteri yagn dapat mensistesis makannya sendiri. Dibedakan menjadi dua yaitu (1) bakteri foto autotrof dan (2) bakteri kemoautotrof.

KEBUTUHAN AKAN OKSIGEN BEBAS

Dengan dasar kebutuhan akan oksigen bebas untuk kegiatan respirasi, bakteri dibagi menjadi 2: – Bakteri aerob: memerlukan O2 bebas untuk kegiatan respirasinya – Bakteri anaerob : tidak memerlukan O2 bebas untu kegiatan respirasinya.

PERTUMBUHAN BAKTERI

dipengaruhi oleh beberapa faktor :

  1. Temperatur, umumnya bakteri tumbuh baik pada suhu antara 25 – 35 derajat C.
  2. Kelmbaban, lingkungan lembab dan tingginya kadar air sangat menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri
  3. Sinar Matahari, sinar ultraviolet yang terkandung dalam sinar matahari dapat mematikan bakteri.
  4. Zat kimia, antibiotik, logam berat dan senyawa-senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan mematikan bakteri.

   PERANAN BAKTERI DALAM KEHIDUPAN

1. Sebagai Mahluk Pengurai/Saprovor. Bersama-sama dengan jamur, bakteri berperan sebagai pengurai mahluk-mahluk yang sudah mati

2. Penghasil Antibiotik. Dari bakteri golongan Actinomycetes (bentuk peralihan antara bakteri dan jamur) dihasilkan bermacam-macam antibiotik. Misalnya: Streptomisin >> dari Streptomyces griseus, Kloramfemikol >> dari Streptomyces venezuelae.

3. Penghasil Bahan Pangan. – Asam cuka >> dari Acetobacter acetil – Yoghurt >> dari Lactobacillurs bulgaricus – Sari kelapa/Nata de Coco >> dari Acetobacter xylinum

4. Pengikat N2 bebas di udara: Bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae (tanaman buah polong) – Rhizobium leguminosarum dan R. radicicola. Hidup bebas : – Azotobacter, Rhodospirillum rubrum, Clostridium pasteurianum.

MERUGIKAN MAHLUK LAIN

Bakteri patogen adalah bakteri parasit yang dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain.

Pada tumbuhan misalnya:

Xanthomonas citri >> penyebab kanker batang jeruk.

Erwinia trachelphilia >> penyebab penyakit busuk daun labu.

Pada hewan misalnya:

Bacillus antraxis >> penyebab penyakit anthrax pada hewan ternak.

Actynomyces bovis >> penyebab penyakit bengkak pada rahang sapi.

Pada manusia misalnya:

Salmonella thyphosa >> penyebab penyakit tifus

Mycobacterium tuberculosis >> penyebab penyakit TBC

Mycobacterium leprae >> penyebab penyakit lepra

Treponema pallidum >> penyebab penyakit sifilis

Shigella dysentriae >> penyebab penyakit disentri basiler

Diplococcus pneumoniae >> penyebab penyakit radang paru-paru

Vibrio cholera >> penyebab penyakit kolera

TINDAKAN PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN TERHADAP PENYAKIT BAKTERI

1.Tindakan pencegahan dengan pemberian vaksin.

Misalnya vaksin BCG >> pencegahan terhadap penyakit TBC

Vaksin DPT >> pencegahan penyakit difteri, pertusis dan tetanus

2.Tindakan pengobatan: Dapat dengan cara pemberian antibiotik

PENGAWETAN MAKANAN

1. Cara-cara tradisional >> pengasapan, penggaraman, pengeringan, pemanisan

2. Cara-cara modern -> Sterilisasi, Pasteurisasi, pendinginan, penggunaan bahan kima dan teknik iradiasi    

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: